Uncategorized

Apa Itu AVO? Ini Konsep di Balik Cara Brand Direkomendasikan AI

Di era digital saat ini, cara orang mencari informasi mulai bergeser. Jika dulu pengguna mengetik kata kunci di mesin pencari dan memilih sendiri...

Kapan Perlu Melakukan Transfer Valas? Kenali Fungsi, Biaya, dan Cara Kerjanya

Transfer valas diperlukan ketika kamu ingin mengirim dana dalam mata uang asing, baik untuk kebutuhan pribadi, pendidikan, bisnis, maupun transaksi internasional lainnya. Sebelum...

Menyusun Peta Navigasi Baru: Strategi Persiapan Trading Plan Awal Bulan

Beberapa jam sebelum bursa keuangan internasional kembali beroperasi pada Senin pagi, malam hari di hari Minggu memegang peranan yang sangat vital bagi kesiapan...

UGC Jadi Andalan Baru Marketer, Ini yang Perlu Diketahui Sebelum Ikut Tren Ini

Cara bikin konten promosi di media sosial pelan-pelan berubah. Kalau dulu banyak brand fokus bikin video iklan yang rapi dan mahal, sekarang justru konten...

Bitcoin Jebol Support US$64.000, Tiga Tekanan Besar Ini Bisa Picu Volatilitas Baru

Jakarta, 2 Agustus 2026 — Pasar aset kripto kembali menghadapi tekanan setelah harga Bitcoin atau BTC turun ke kisaran US$63.900 pada 30 Juli 2026. Dalam tujuh hari terakhir, aset kripto terbesar tersebutterkoreksi sekitar 2,7% dan sempat menyentuh level terendah US$62.785, sekaligus menembus area support penting di US$64.000. Berdasarkan laporan Market Outlook FLOQ, pelemahan Bitcoin saat ini tidak hanya dipengaruhi satu faktor. Setidaknya terdapat tiga tekanan utama yang membayangi pasar, yaitu meningkatnya ekspektasi kenaikansuku bunga Amerika Serikat, eskalasi konflik di Timur Tengah, serta melemahnya struktur teknikal BTC setelah support US$64.000 ditembus. CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa investor kembali mengurangi eksposur terhadap aset berisiko. “Pasar sedang menghadapi kombinasi tekanan makroekonomi, geopolitik,...

Populer

Subscribe

spot_imgspot_img