Setiap gagasan bermula dari impian dua anak muda berusia 23 tahun, yang didorong oleh kebebasan, keberanian, serta tekad kuat untuk mengangkat bakat-bakat asal Vietnam. LA TRỊNH Atelier didirikan sebagai wujud nyata dari semangat “berani berpikir, berani mengambil risiko” yang diusung oleh perancang busana Namie Trịnh dan produser Hiền Thảo.
Melalui kepekaan artistik yang halus dan kreativitas tanpa batas, mereka telah mengubah sketsa di atas kertas menjadi sebuah dunia mode yang memikat—ranah di mana identitas Vietnam berpadu dengan pemikiran desain kontemporer.
Atelier LA TRỊNH dan sebuah perjalanan yang berawal dari sebuah mimpi.Karya-karya dari LA TRỊNH Atelier bukan sekadar busana; karya-karya tersebut menjadi pengingat bahwa di dalam diri setiap individu, terdapat jati diri sejati yang menanti untuk dibangkitkan.
“Gods within her” menghadirkan sebuah impian—di mana sosok dewi dari budaya Timur maupun Barat melangkah keluar, menuturkan kisah tentang keindahan, keyakinan, kreativitas, dan kekuatan feminin melalui bahasa mode.
Ini juga merupakan sebuah perjalanan bagi warisan budaya Vietnam untuk menemukan suaranya, yang memungkinkan nilai-nilai kerajinan tangan serta memori budaya untuk ditafsirkan kembali dalam bentuk-bentuk yang baru.
Sebab, sosok dewi tidak pernah sekadar terkurung dalam mitologi kuno.
Sang dewi bersemayam di dalam dirinya.
Artikel ini juga tayang di vritimes

