ZonaEBT Tutup Rangkaian SINAR 2026, Diseminasikan Hasil Program dan Kelulusan Peserta

Date:

ZonaEBT resmi menutup rangkaian Program SINAR (Sinergi Energi Terbarukan untuk Rakyat) 2026 melalui acara Diseminasi Hasil dan Kelulusan yang digelar di Four Star by Trans Hotel, Denpasar, Bali, pada Selasa (27/10/2026). Program yang telah berlangsung sejak Mei 2026 ini berhasil mencetak 50 teknisi lokal dari Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan koperasi konvensional melalui tahapan pembekalan teori, praktik, kelulusan uji sertifikasi kompetensi, hingga program magang di mitra industri. Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di wilayah terpencil dan pedesaan dapat terawat serta dioperasikan secara optimal oleh tenaga lokal, sehingga infrastruktur energi bersih tidak terbengkalai sekaligus mendukung percepatan transisi energi nasional. Sebagai langkah keberlanjutan, acara penutupan ini turut ditandai dengan peluncuran blueprint SINAR dan policy brief guna memperkuat arah pengembangan energi terbarukan berbasis koperasi desa di masa depan.

Denpasar – ZonaEBT menggelar Diseminasi Hasil dan Kelulusan Program SINAR (Sinergi Energi Terbarukan untuk Rakyat) 2026 di Four Star by Trans Hotel, Denpasar, Bali, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian program yang mencakup pelatihan, sertifikasi kompetensi, hingga magang yang telah berlangsung sejak Mei lalu.

CEO ZonaEBT I Kadek Alamsta Suarjuniarta berharap penutupan program ini menjadi awal bagi peserta untuk menerapkan kompetensi yang telah diperoleh dalam mendukung pemanfaatan energi terbarukan di lingkungan koperasi masing-masing.

“Setelah seluruh rangkaian SINAR selesai, kami berharap peserta dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh untuk mendukung pengembangan PLTS di koperasi desa. Kami juga berharap kolaborasi yang terbangun selama program dapat terus berlanjut sehingga manfaat energi terbarukan semakin dirasakan masyarakat,” ujar Alamsta.

Kegiatan ini dihadiri 15 peserta yang mewakili 50 peserta program, serta perwakilan pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor energi. Hadir juga Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Tri Arya Dhyana Kubontubuh, serta Kepala PPSDM EBTKE Kementerian ESDM, Edi Wibowo, yang sekaligus menyampaikan sambutan. 

Rangkaian acara juga diisi dengan talkshow bersama I Putu Gatot Adiprana dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Agung Dwijaya Saputra dari Politeknik Negeri Bali, serta Didik Hadiyanto dari PPSDM EBTKE Kementerian ESDM. Diskusi membahas pengembangan koperasi berbasis energi terbarukan, implementasi PLTS, dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

Pada kesempatan yang sama, ZonaEBT meluncurkan blueprint SINAR dan policy brief sebagai bagian dari upaya memperkuat arah pengembangan energi terbarukan berbasis koperasi desa.

Acara turut diisi dengan pemberian penghargaan kepada empat peserta terbaik, yaitu Anak Agung Manik dari Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kerambitan, I Made Sugiarta dari KDMP Wanagiri Kauh, I Wayan Wisnawa dari KDMP Tunjuk, serta Suhendi dari Koperasi Nugraha Putra Mandiri.

Kilas Balik SINAR ZonaEBT: Menyiapkan 50 Teknisi PLTS untuk Desa

Keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menjadi salah satu upaya memperluas akses energi bersih, termasuk di wilayah terpencil. Namun, pembangunan infrastruktur saja belum cukup untuk memastikan fasilitas tersebut terus berfungsi. Tanpa tenaga teknis yang mampu mengoperasikan dan merawatnya, PLTS berisiko mengalami kerusakan hingga terbengkalai. Persoalan ini menjadi salah satu latar belakang lahirnya program SINAR (Sinergi Energi Terbarukan untuk Rakyat) yang diinisiasi ZonaEBT pada 2026.

Melalui SINAR, ZonaEBT berupaya menjawab tantangan tersebut dengan memperkuat kapasitas sumber daya manusia di tingkat lokal. Sebanyak 50 peserta dari Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan koperasi konvensional dilibatkan agar memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan untuk mendukung pengelolaan PLTS di lingkungan masing-masing.

Perjalanan peserta dimulai pada Mei 2026 melalui pelatihan yang memadukan pembekalan teori dan praktik. Mereka mempelajari dasar-dasar sistem PLTS, termasuk cara mengoperasikan dan melakukan pemeliharaan. Pembelajaran ini menjadi bekal awal sebelum peserta menjalani tahapan berikutnya untuk menguji kemampuan teknis yang telah dipelajari.

Pada Juni hingga Agustus 2026, rangkaian program berlanjut ke sertifikasi kompetensi teknisi PLTS. Dalam tahap ini, peserta menjalani asesmen yang mencakup pemahaman sistem, pengoperasian, dan pemeliharaan PLTS sesuai standar yang ditetapkan. Seluruh 50 peserta berhasil menyelesaikan sertifikasi tersebut.

Sejumlah peserta terpilih kemudian memperoleh kesempatan magang di mitra industri. Melalui pengalaman ini, mereka dapat mengenal penerapan keterampilan teknis di lingkungan kerja, mulai dari pengoperasian dan pemeliharaan hingga penanganan persoalan pada sistem PLTS.

Rangkaian pelatihan, sertifikasi, dan magang itu akhirnya bermuara pada kegiatan Diseminasi Hasil dan Kelulusan SINAR ZonaEBT 2026 pada Selasa (27/10/2026). Momen ini menandai berakhirnya rangkaian program SINAR 2026 sekaligus menjadi awal bagi para peserta untuk menerapkan kompetensi yang telah diperoleh.

Melalui pembentukan tenaga teknis di tingkat lokal, SINAR diharapkan dapat membantu menjaga keberlanjutan fasilitas PLTS sehingga infrastruktur energi bersih yang telah dibangun dapat terus beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Artikel ini juga tayang di vritimes

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Populer

Mungkin Anda Suka
Related

Jelang QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026, BINUS University Siap Sambut Lebih dari 1.300 Delegasi Dunia di Bali

Menjelang penyelenggaraan QS Higher Ed Summit: Asia Pacific...

Harga Emas Hari Ini Dipengaruhi The Fed, Dupoin Futures Waspadai Arah Dolar AS

Harga emas dunia atau XAUUSD berpeluang melanjutkan tren...

Sepanjang 2026, Edutrain KAI Bandara di Sumatera Utara Jangkau 53 Ribu Peserta

PT Railink atau KAI Bandara terus berkomitmen memperkenalkan...