SUCOFINDO Perkuat Ekosistem Perkeretaapian Nasional di RailwayTech Indonesia 2026

Date:

Jakarta, (3/8) – PT SUCOFINDO (PERSERO) berpartisipasi dalam RailwayTech Indonesia 2026 sebagai upaya memperkuat peran perusahaan dalam mendukung pengembangan sektor perkeretaapian nasional melalui layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC). Keikutsertaan ini menjadi bagian dari komitmen PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam menghadirkan solusi yang mendukung keselamatan, keandalan, kualitas, dan keberlanjutan sistem transportasi di Indonesia.

Kepala PMU Transportasi PT SUCOFINDO (PERSERO), Bima Iriantika, menilai ajang ini menjadi wadah penting untuk membangun kolaborasi lintas sektor sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi dan standar mutu yang semakin tinggi dalam industri perkeretaapian.

“Partisipasi SUCOFINDO dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen kami untuk menghadirkan layanan TIC dan solusi teknis di sektor transportasi, khususnya dalam mendukung terciptanya sistem perkeretaapian yang aman, andal, berkualitas, serta berkelanjutan. Melalui ajang ini, kami berharap dapat mempererat sinergi dengan regulator, operator, industri, akademisi, dan seluruh mitra strategis dalam menjawab tantangan serta kebutuhan sektor perkeretaapian di masa depan sekaligus mengidentifikasi berbagai peluang strategis yang dapat mendukung pengembangannya,” ujarnya.

Menurut Bima Iriantika, transformasi sektor transportasi saat ini tidak hanya menuntut inovasi teknologi, tetapi juga membutuhkan jaminan kualitas, keselamatan, dan keandalan yang dapat dibuktikan melalui proses pengujian, inspeksi, dan verifikasi yang independen. Oleh karena itu, peran lembaga TIC menjadi semakin penting dalam memastikan setiap pengembangan infrastruktur maupun sarana transportasi memenuhi standar yang dipersyaratkan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sub Bagian Transportasi Perkeretaapian PT SUCOFINDO (PERSERO), Prianto Bagus Anugrah, turut menjadi narasumber dalam sesi diskusi yang membahas tantangan dan peluang pengembangan sektor perkeretaapian nasional. Dalam paparannya, Prianto Bagus Anugrah menekankan bahwa pertumbuhan industri perkeretaapian tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur baru, tetapi juga pada kemampuan pelaku industri dalam memastikan keselamatan operasional, integritas aset, kepatuhan terhadap regulasi, serta pengelolaan risiko secara berkelanjutan.

“SUCOFINDO memiliki kapabilitas layanan yang mendukung kebutuhan sektor perkeretaapian secara menyeluruh, mulai dari pengujian material dan komponen perkeretaapian, pengujian lingkungan, railway safety assessment, risk based inspection, asset integrity assessment, hingga operational readiness inspection. Berbagai layanan tersebut membantu operator dan pemilik aset dalam meningkatkan keandalan infrastruktur, mengoptimalkan biaya pemeliharaan, memperpanjang umur aset, serta memastikan kesiapan operasi yang aman,” paparnya.

Prianto Bagus Anugrah menambahkan, PT SUCOFINDO (PERSERO) juga menghadirkan layanan sertifikasi sistem manajemen, safety management system assessment, dan sertifikasi kompetensi SDM keselamatan, yang berperan dalam memperkuat tata kelola, budaya keselamatan, serta kompetensi sumber daya manusia di sektor perkeretaapian. Menurutnya, kebutuhan industri terhadap layanan assurance dan verifikasi independen akan terus meningkat seiring percepatan modernisasi sistem transportasi nasional.

Sebagai perusahaan TIC yang telah berpengalaman lebih dari enam dekade, PT SUCOFINDO (PERSERO) terus mengembangkan berbagai solusi untuk mendukung sektor transportasi secara luas, mencakup berbagai transportasi darat, perkeretaapian, pelabuhan, logistik, dan infrastruktur strategis. Dukungan tersebut diwujudkan melalui layanan inspeksi, pengujian, sertifikasi, konsultasi, pelatihan, verifikasi, kajian keselamatan, manajemen risiko, serta assessment keandalan aset guna mendukung terciptanya sistem transportasi yang aman, efisien, berkelanjutan, dan berdaya saing.

“Semoga keikutsertaan kami pada RailwayTech Indonesia 2026 dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, serta menjadi langkah nyata dalam mendukung pengembangan ekosistem perkeretaapian Indonesia yang semakin maju, inovatif, dan berdaya saing global,” tutup Bima Iriantika.

Artikel ini juga tayang di vritimes

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Populer

Mungkin Anda Suka
Related

Bank Raya Dorong Mahasiswa Bangun Kebiasaan Finansial Sehat di Era Digital

PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya), bank digital...

Dari Visi Menjadi Realitas: BINUS dan BCA Rilis Studi Kasus Transformasi Digital Halo BCA

BINUS melalui XPloo – BINUS Center of Excellence...

HeroPlay Luncurkan Fruit Ninja City Battle Merdeka Edition, Ajak Gamer Indonesia Bermain untuk Kotanya

Jakarta, 3 Agustus 2026 - Menyambut semangat Bulan Kemerdekaan,...

Harga Emas (XAUUSD) Terancam Lanjut Turun? Dupoin Futures Ungkap Level Kunci yang Wajib Dipantau

Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih berada dalam...