Sinergi KAI, DJKA, dan BTP Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan Sebidang di Hari Libur Idul Fitri 1447 H

Date:

Palembang,23 Maret 2026 – Masa libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang terus memperkuat komitmen keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Melalui kolaborasi strategis bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas II Palembang, KAI Divre III Palembang menggelar sosialisasi keselamatan di sejumlah perlintasan sebidang, khususnya yang tidak dilengkapi palang pintu.

Upaya ini penting seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa angkutan Lebaran, di mana potensi kepadatan lalu lintas di sekitar jalur kereta api juga mengalami peningkatan signifikan. Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih waspada saat melintasi perlintasan sebidang.

“Kami bersama DJKA dan BTP Kelas II Palembang secara aktif mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatnya mobilitas saat Lebaran, kewaspadaan pengguna jalan harus semakin ditingkatkan,” ujar Aida.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di empat titik, yakni:

– JPL 88 KM 396+7 emplasemen Stasiun Kramasan

* KM 396+5 emplasemen Stasiun Kramasan (perlintasan bawah Fly Over Kramasan)

* KM 384+8 emplasemen Stasiun Kramasan (Perlintasan Kapuk)

* JPL 87B KM 393+9 petak jalan antara Stasiun Kramasan – Stasiun Simpang (Perlintasan Muara Kelingi)

Dalam kegiatan tersebut, petugas turun langsung ke lapangan untuk memberikan imbauan kepada pengguna jalan, sekaligus memasang spanduk keselamatan sebagai pengingat visual yang mudah dikenali masyarakat. Sepanjang bulan Maret 2026, KAI Divre III Palembang telah melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan sebanyak 6 kali serta memasang 70 spanduk di berbagai titik perlintasan wilayah Divre III Palembang, dengan fokus pada perlintasan tanpa palang pintu yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi.

Aida menambahkan bahwa upaya peningkatan keselamatan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor serta dukungan penuh dari masyarakat.

“Perlintasan sebidang bukan hanya tanggung jawab KAI atau pemerintah, tetapi juga seluruh pengguna jalan. Peran aktif masyarakat sangat krusial dalam menciptakan keselamatan, di antaranya dengan mematuhi rambu lalu lintas, mendahulukan perjalanan kereta api, serta tidak menerobos palang pintu,” tegasnya.

KAI Divre III Palembang juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar jalur kereta api. Warga diharapkan dapat segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya atau adanya perlintasan liar baru kepada petugas di stasiun terdekat maupun melalui Contact Center KAI 121.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mendukung upaya penutupan perlintasan ilegal yang berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan.

“Melalui sinergi antara KAI, DJKA, BTP Kelas II Palembang, serta partisipasi aktif masyarakat, diharapkan keselamatan di perlintasan sebidang dapat terus meningkat, sehingga perjalanan kereta api dan aktivitas masyarakat selama masa libur Lebaran dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan selamat,”tutup Aida.

Artikel ini juga tayang di vritimes

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Populer

Mungkin Anda Suka
Related

Dominasi BTC dan USDT Bittime Jadi Sorotan di Tengah Tekanan Politik Trump dan Gejolak Minyak Dunia

Jakarta, 23 Maret 2026 - Kondisi ekonomi global...

Pengabdian Tahun Ketiga, MIND ID Perluas Peran Indonesia dan kontribusi Global

JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID...

Diversifikasi Trading: Mengapa Banyak Trader Memilih Multi-Instrumen

Dalam dunia trading modern, strategi diversifikasi menjadi salah...

H1 & H2 Lebaran 2026 Pengguna LRT Jabodebek Melonjak Hingga 79 Persen

LRT Jabodebek mencatat peningkatan signifikan jumlah pengguna pada H1...