Jakarta, 2 Mei 2026 – Dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional setiap 2 Mei, perhatian terhadap akses dan kualitas pendidikan di Indonesia kembali mengemuka, termasuk tantangan dalam pembiayaannya. Kebutuhan biaya pendidikan di Tanah Air tercatat terus meningkat dari tahun ke tahun. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa kenaikan biaya pendidikan berlangsung konsisten dan dalam beberapa periode bahkan melampaui inflasi umum, sehingga menjadi tekanan tersendiri bagi perencanaan keuangan keluarga.
Dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan biaya tersebut terlihat nyata di berbagai jenjang. Pada periode 2018–2024, rata-rata biaya pendidikan tingkat SMP meningkat lebih dari 70%, sementara SMA mengalami kenaikan lebih dari 50%. Di jenjang perguruan tinggi, biaya pendidikan pada 2024 telah mencapai sekitar Rp 19 juta per tahun. Sementara itu, inflasi sektor pendidikan juga tetap terjadi secara konsisten, dengan kenaikan tahunan berkisar 1,8%–1,9% pada 2025.
Kondisi ini menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya menjadi kebutuhan dasar, tetapi juga merupakan komitmen finansial jangka panjang yang memerlukan perencanaan matang sejak dini. Sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional untuk memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, kesiapan finansial menjadi salah satu faktor kunci yang tidak dapat diabaikan.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan fasilitas dana fleksibel sebagai solusi pembiayaan yang dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pendidikan tanpa mengganggu stabilitas keuangan. Produk ini memungkinkan nasabah memperoleh dana tunai dengan jaminan BPKB kendaraan, dengan suku bunga mulai dari 0,7% per bulan, tenor hingga 4 tahun, serta pencairan hingga 90% dari nilai kendaraan.
Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan, “BRI Finance melihat kebutuhan ini sebagai peluang untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan, mudah diakses, dan memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak tanpa mengorbankan tujuan finansialnya. Kemudahan proses pengajuan yang dapat dilakukan secara digital menjadi nilai tambah bagi nasabah”
Sebagai perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BRI Finance senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian serta tata kelola perusahaan yang baik dalam setiap layanan yang diberikan.
Artikel ini juga tayang di vritimes

