Luapan Air di Petak Jalan Cianjur – Cibeber Tidak Mengganggu Perjalanan KA Siliwangi

Date:

Cianjur, Jawa Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan bahwa luapan air yang terjadi di petak jalan antara Stasiun Cianjur – Stasiun Cibeber tepatnya di KM 84+6, pada Kamis (4/12) tidak mengganggu operasional KA Siliwangi secara keseluruhan. Perjalanan KA tetap dapat berlangsung dengan aman setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh petugas di lapangan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa kejadian bermula pada pukul 15.09 WIB, saat Masinis KA Siliwangi (343) menginformasikan kepada Pusat Pengendali Kereta mengenai adanya luapan air dari area persawahan yang mengalir ke jalur rel pada lokasi tersebut. Sebagai tindak lanjut atas laporan tersebut, masinis melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di KM 84+6 guna memastikan keselamatan perjalanan.

Menerima laporan tersebut, petugas prasarana Daop 2 Bandung segera menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan intensif. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa pukul 16.00 WIB genangan air sudah surut dan jalur dalam kondisi aman untuk dilalui. Dengan demikian, KA Siliwangi (343) dapat kembali melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Cibeber.

Kuswardojo, menambahkan bahwa langkah cepat dan terukur tersebut merupakan bagian dari prosedur keselamatan KAI. “Petugas prasarana kami segera melakukan pengecekan lapangan begitu mendapat laporan adanya genangan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, genangan air sudah surut dan tidak mengganggu stabilitas jalur, sehingga aman untuk dilalui KA. Karena itu operasional perjalanan KA Siliwangi tetap berlangsung normal,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan, akibat kejadian tersebut KA Siliwangi (343) mengalami keterlambatan 36 menit guna memastikan keselamatan dan keamanan perjalanannya. KAI Daop 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada para pelanggan.

Sebagai langkah antisipasi, KAI Daop 2 Bandung juga telah menyiagakan petugas pemeriksa jalan (PPJ), petugas jaga Daerah Pantauan Khusus (Dapsus), dan tim penanganan khusus untuk melakukan tindakan khusus manakala terjadi kondisi yang menyebabkan gangguan perjalanan KA di seluruh wilayah Daop 2 Bandung. Selain itu, Tim KAI Daop 2 Bandung juga melakukan pemeriksaan secara berkala guna memastikan keamanan dan keselamatan di seluruh jalur KA di wilayah Daop 2 Bandung.

“KAI selalu mengedepankan aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan kereta api,” pungkasnya.

Artikel ini juga tayang di vritimes

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Populer

Mungkin Anda Suka
Related

Pentingnya Tracking dan Komunikasi dalam Jasa Pengiriman Barang dan Dokumen ke Luar Negeri

Tracking dan komunikasi yang jelas membantu pengiriman barang dan...

BINUS @Malang Hadirkan Workshop untuk Kesehatan Mental dan Performa Akademik

Di tengah dinamika perkuliahan yang menuntut fokus akademik...

Hadapi Lonjakan Mudik Lebaran 2026, KAI Bandara Siapkan 637 Ribu Kursi dan 94 Perjalanan per Hari

Menghadapi tingginya mobilitas masyarakat pada musim mudik Lebaran...

Anggaran Riset Rp12 Triliun Dukung Hilirisasi dan Swasembada Energi, Kemendiktisaintek Kerja Sama dengan MIND ID

JAKARTA -- Penguatan agenda hilirisasi dan swasembada energi...