LRT Jabodebek menetapkan tarif khusus Rp1 pada H1 dan H2 Lebaran 2026, memudahkan masyarakat bersilaturahmi dan berwisata dengan transportasi publik yang aman dan terintegrasi. KAI mengoperasikan 270 perjalanan setiap hari selama periode Lebaran.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif khusus sebesar Rp1 untuk layanan LRT Jabodebek pada H1 dan H2 Lebaran 2026 sesuai ketetapan pemerintah. Kebijakan ini dihadirkan untuk mempermudah mobilitas masyarakat selama periode Lebaran, baik untuk kebutuhan silaturahmi maupun aktivitas liburan, dengan memanfaatkan transportasi publik yang selamat, aman, nyaman, serta terintegrasi.
Pada periode tersebut, KAI mengoperasikan 270 perjalanan LRT Jabodebek setiap hari guna mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama Lebaran.
Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa pemberlakuan tarif Rp1 merupakan bagian dari upaya KAI dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang terjangkau dan mudah diakses masyarakat.
“Dengan tarif Rp1, masyarakat dapat memanfaatkan LRT Jabodebek sebagai pilihan mobilitas selama Lebaran, baik untuk bersilaturahmi maupun berwisata di kawasan perkotaan,” ujar Radhitya.
Sebagai bagian dari kesiapan layanan, LRT Jabodebek juga melakukan penguatan layanan di stasiun dan kereta, termasuk penambahan petugas, pengaturan alur pengguna, serta optimalisasi sistem tiket guna memastikan pelayanan tetap berjalan lancar.
Selain itu, kesiapan operasional juga didukung oleh personel layanan dan pengamanan di seluruh titik layanan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna selama periode Lebaran.
Kebijakan tarif Rp1 ini menegaskan peran LRT Jabodebek sebagai transportasi publik andalan di kawasan perkotaan, khususnya dalam mendukung mobilitas masyarakat selama momen Lebaran.
“LRT Jabodebek diharapkan dapat menjadi bagian dari perjalanan masyarakat selama Lebaran, baik untuk bersilaturahmi maupun menikmati berbagai destinasi di wilayah perkotaan,” tutup Radhitya.
Artikel ini juga tayang di vritimes

