KAI Daop 4 Semarang Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas Demi Kelancaran Akses Stasiun

Date:

KAI Daop 4 Semarang mengajak masyarakat untuk lebih tertib dalam berlalu lintas, khususnya di kawasan stasiun.

KAI Daop 4 Semarang mengajak masyarakat untuk lebih tertib dalam berlalu lintas, khususnya di kawasan stasiun. Ajakan ini disampaikan seiring dengan meningkatnya kepadatan kendaraan di sekitar area stasiun yang kerap menimbulkan kemacetan, terutama akibat kendaraan yang berhenti sembarangan untuk mengantar atau menjemput penumpang.

Berdasarkan pantauan di sejumlah stasiun besar di wilayah Daop 4 seperti Stasiun Semarang Poncol, masih sering dijumpai pengemudi kendaraan yang berhenti atau bahkan menunggu penumpang cukup lama di bahu jalan yang telah diberi tanda larangan berhenti maupun parkir.

Keberadaan kendaraan yang berhenti di area terlarang tersebut berdampak langsung pada tersendatnya arus lalu lintas, serta mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan lain maupun para penumpang kereta api.

“Stasiun merupakan ruang publik dengan mobilitas tinggi, terutama pada jam-jam sibuk keberangkatan dan kedatangan kereta. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelancaran dan keteraturan di kawasan stasiun dengan tidak berhenti sembarangan, apalagi di titik-titik yang sudah diberi rambu larangan,” ujar Manager Humas Daop 4 Semarang Franoto Wibowo.

Lebih lanjut, Franoto mengatakan bahwa pihaknya telah menyediakan titik-titik khusus untuk aktivitas antar-jemput penumpang di beberapa stasiun. Area tersebut dirancang agar pengemudi dapat berhenti sejenak secara tertib tanpa mengganggu alur lalu lintas umum maupun aktivitas keluar-masuk kendaraan operasional KAI. Penggunaan zona drop off dan pick up secara tepat akan sangat membantu kelancaran keseluruhan sistem transportasi.

Guna mendukung terciptanya kawasan stasiun yang aman dan nyaman, KAI Daop 4 Semarang juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan Kepolisian untuk memastikan pengawasan dan penegakan aturan berjalan optimal. Edukasi kepada masyarakat turut dilakukan melalui media sosial, spanduk, serta pengumuman di area stasiun.

“Kesadaran bersama menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem transportasi yang tertib dan efisien. Tidak berhenti atau parkir sembarangan di depan stasiun adalah bentuk kontribusi nyata kita sebagai warga yang peduli pada kelancaran dan keselamatan bersama,” tambah Franoto.

KAI Daop 4 mengajak seluruh pihak, termasuk pengemudi ojek online, taksi, kendaraan pribadi, hingga petugas lapangan, untuk terus mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas di sekitar stasiun. Dengan kerja sama yang baik, lingkungan stasiun akan menjadi ruang yang lebih nyaman, aman, dan terintegrasi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Artikel ini juga tayang di vritimes

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Populer

Mungkin Anda Suka
Related

Doa Sederhana Pak Regi di Anniversary Ke-14: “Saya Cuma Mau Ayu Tetap Jadi Dewi Selamanya”

Setelah 14 tahun menikah, Regi Datau percaya bahwa kebahagiaan...

Harga Emas Bergerak Negatif, Sentimen The Fed dan Dolar Jadi Penekan Utama

Harga emas global diperkirakan masih berada dalam tekanan...

BINUS ASO Gandeng Imajin, Mahasiswa Siap Jadi Innovator

Di tengah perubahan industri manufaktur yang makin cepat dan...

Tak Hanya Jual Beli, Kini Berburu Tas Branded Bisa Lewat Lelang Rutin deGaiya Setiap Senin dan Kamis

deGaiya menghadirkan Luxury Bag Auction rutin setiap Senin dan...