Jadi Safe Haven Investor, Produk Pasar Uang BRI-MI Ini Catatkan Pertumbuhan AUM 173,48%

Date:

Jakarta, 27 Mei 2025 — PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI)
mencatat lonjakan signifikan pada produk reksa dana pasar uang unggulannya,
Reksa Dana BRI Seruni Pasar Uang III (SPU III), dengan pertumbuhan dana
kelolaan (Asset Under Management/AUM)
mencapai 173,48% secara tahunan (YoY).

Direktur Utama BRI-MI,
Tina Meilina, mengatakan bahwa produk reksa dana SPU III dirancang untuk
memberikan imbal hasil kompetitif sambil menjaga nilai pokok investasi dan
kestabilan likuiditas, sehingga cocok untuk investasi di tengah volatilitas.

“Dengan alokasi 100%
pada instrumen pasar uang dan surat utang jangka pendek, produk ini menawarkan
risiko rendah sehingga menjadikannya pilihan ideal bagi investor konservatif
maupun institusi yang membutuhkan instrumen investasi jangka pendek,” ujar
Tina.

Adapun Tina
menambahkan bahwa di tengah ketidakpastian pasar global dan fluktuasi suku
bunga, investor semakin mencari instrumen yang aman dan likuid. Pertumbuhan
signifikan produk SPU III menunjukkan bahwa produk ini dapat memenuhi kebutuhan
tersebut.

“Hal ini tecermin dari
imbal hasil tahunan (1-Y Return) sebesar 5,62%, yang kompetitif dibandingkan
rata-rata produk sejenis di pasar. Produk reksa dana SPU III juga tidak
mengenakan biaya pembelian, penjualan kembali, maupun switching, sehingga memberikan keleluasaan bagi para investor untuk
menentukan rencana investasi,” tutupnya.

Sebagai catatan
tambahan, dari sisi kinerja AUM reksa dana, BRI-MI mencatatkan total AUM reksa
dana sebesar Rp40,15 triliun hingga April 2025, meningkat 35,27% dibandingkan
periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini menempatkan BRI-MI sebagai
salah satu dari tiga besar manajer investasi nasional berdasarkan jumlah dana
kelolaan reksa dana.

Sebagai bagian dari
ekosistem BRI Group, BRI-MI terus berkomitmen menghadirkan produk investasi
yang aman, likuid, dan sesuai dengan kebutuhan berbagai segmen investor. Produk
reksa dana SPU III menjadi bukti konkret bagaimana inovasi dan manajemen risiko
yang cermat mampu menghadirkan solusi investasi yang relevan di tengah
tantangan pasar.

Artikel ini juga tayang di vritimes

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Populer

Mungkin Anda Suka
Related

KAI Daop 1 Jakarta Siapkan 1.732 Perjalanan KA untuk Masa Angkutan Nataru 2025/2026

Jakarta, Desember 2025 — PT Kereta Api Indonesia (Persero)...

Tiket Nataru 2025/2026 Terjual 72 Persen, KAI Divre III Palembang Ingatkan Aturan Barang Bawaan

Palembang, 11 Desember 2025 - PT Kereta Api...

Krakatau Steel Dorong Penguatan Kebijakan Negara Demi Kedaulatan Industri Baja Nasional

Jakarta (11/12) – Industri baja global tengah menjadi sorotan...

Sambut Nataru 2025/2026, Jasa Marga Berikan Stimulus Diskon Tarif Tol 20% di 8 Ruas Jalan Tol

Jakarta (11/12), PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan...