BRI Finance Salurkan Bantuan, Dukung Pemulihan Pasca Gempa di Kabupaten Sigi

Date:

Palu, 19 Juni 2026 – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026 menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah, termasuk Kota Palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, dan Donggala. Berdasarkan analisis BMKG, gempa tektonik yang berpusat sekitar 42 kilometer tenggara Palu tersebut dipicu oleh aktivitas Sesar Sausu dan tidak berpotensi tsunami. Di Kabupaten Sigi, kerusakan infrastruktur akibat gempa turut menghambat mobilitas masyarakat dan proses distribusi bantuan ke wilayah terdampak.

Salah satu wilayah yang terdampak adalah Desa Kamarora Atas, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi. Berdasarkan hasil kaji cepat TRC BPBD Kabupaten Sigi yang dikutip dalam Situation Report II Human Initiative, sebanyak 461 kepala keluarga (KK) di desa tersebut membutuhkan bantuan kemanusiaan setelah akses menuju wilayah terdampak terganggu akibat bencana. 

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) melalui BRI Finance Kantor Cabang Palu menyalurkan bantuan berupa paket sembako pada 19 Juni 2026. Bantuan tersebut diserahkan kepada masyarakat dan diterima secara simbolis oleh Camat Nokilalaki, Bapak Mikail, sebagai perwakilan pemerintah setempat.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak gempa di Sulawesi Tengah. Melalui penyaluran bantuan sembako ini, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan di wilayah yang masih menghadapi berbagai keterbatasan pascabencana.”

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Finance untuk hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam situasi darurat kemanusiaan. “BRI Finance percaya bahwa kolaborasi dan semangat gotong royong menjadi fondasi penting dalam mempercepat pemulihan masyarakat di masa tanggap darurat,” tutup Dhani.

Artikel ini juga tayang di vritimes

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Populer

Mungkin Anda Suka
Related

7 Tips Meningkatkan Closing Rate dengan Telemarketing Software

Keberhasilan closing dalam telemarketing tidak hanya bergantung pada seberapa banyak panggilan yang...

Acara Fringe di Automechanika Jakarta Memberdayakan, Menghubungkan, dan memperdalam Peserta dalam Industri Otomotif Indonesia

Jakarta, Agustus 2026. Automechanika Jakarta akan mengadakan debutnya...

Isu Dumping Crane di Eropa Jadi Peringatan bagi Industri Indonesia

Dalam konteks perdagangan internasional, dumping umumnya merujuk pada praktik...

LRT Jabodebek Hadir di KAI Expo 2026, Kenalkan Layanan hingga Potensi Ekosistem Stasiun

LRT Jabodebek hadir dalam KAI Expo 2026 yang...