Benarkah WA Coexistence Bisa Jadi Solusi Alternatif Pasca 1 Oktober?

Date:

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Mulai 1 Oktober 2026, perubahan tarif WhatsApp Business Platform/API membuat bisnis perlu mengevaluasi biaya komunikasi pelanggan. Balasan pesan yang sebelumnya gratis dalam jendela layanan pelanggan 24 jam kini dapat dikenai biaya Rp367 per pesan.

Artinya, jika bisnis memiliki setidaknya 10.000 balasan per bulan, bisnis perlu mengeluarkan biaya tambahan sekitar Rp3.670.000 per bulan untuk biaya operasional balasan agent kepada pelanggan.

Hal ini tentu membuat para pebisnis depresi dan mencari cara serta solusi yang bisa digunakan untuk menekan biaya operasional. Salah satu alternatifnya adalah dengan menggunakan WhatsApp Coexistence.

Apa Itu Coexistence? Apa Bedanya dengan WhatsApp API?

Penggunaan WhatsApp Cloud API dan Coexistence sama-sama bertujuan untuk mendapatkan fitur lanjutan seperti broadcast massal, chatbot, AI agent, integrasi CRM dan lainnya. Yang paling membedakan adalah metode integrasinya.

Untuk Cloud API, metode integrasinya membutuhkan nomor yang belum terdaftar di WhatsApp. Jadi, lebih dianjurkan langsung menggunakan nomor baru. Jika Anda ingin menggunakan nomor yang sudah Anda gunakan, Anda perlu menghapus nomor dari WhatsApp terlebih dahulu.

Sedangkan, WhatsApp Coexistence memungkinkan bisnis menggunakan WhatsApp Business App dan WhatsApp Cloud API pada nomor yang sama. Tanpa perlu menghapus nomor terlebih dahulu dan tetap bisa menggunakan nomor yang sudah digunakan.

Perbedaan lainnya, WhatsApp Coexistence memiliki kecepatan pengiriman pesan massal 20 pesan per detik, sedangkan Full API dapat mencapai 80 pesan per detik. Artinya, kapasitas pengiriman Coexistence bisa 4 kali lebih rendah, sehingga perlu dipertimbangkan oleh bisnis yang rutin mengirim pesan massal dalam volume besar.

Benarkah dengan Pakai WhatsApp Coexistence Jadi Gratis?

Menggunakan WhatsApp Coexistence tidak membuat seluruh komunikasi bisnis menjadi gratis. Balasan manual melalui WhatsApp Business App untuk saat ini tidak dikenakan biaya, sedangkan pesan yang dikirim melalui API tetap mengikuti ketentuan tarif yang berlaku.

Sebagai contoh, agen dapat membalas pertanyaan sederhana langsung melalui aplikasi. Sementara itu, chatbot dan AI Agent yang mengirim pesan melalui API tetap mengikuti skema penagihan terkait.

Walaupun saat ini untuk balasan dari aplikasi dengan metode coexistence itu gratis, bisa saja kedepannya Meta juga akan mengenakan biaya dan tarif seperti pada metode cloud API.

Vendor Resmi WhatsApp yang Support Coexistence

Barantum merupakan penyedia solusi CRM, Omnichannel, Broadcast, AI Agent, dan sistem  Call Center di Indonesia. Sebagai salah satu penyedia WhatsApp Business API dan mitra resmi Meta, Barantum juga sudah mendukung metode Coexistence.

WhatsApp Coexistence Barantum memungkinkan Anda untuk menggunakan semua fitur WhatsApp API seperti broadcast, WhatsApp form, chatbot, AI agent, integrasi multi channel atau yang biasa disebut omnichannel.

Tidak hanya WhatsApp, Barantum Omnichannel memungkinkan Anda untuk mengelola saluran komunikasi lainnya seperti Facebook, Instagram, Telegram, Line, Livechat, Email, hingga telepon dalam satu platform.

Menurut Inne Rettiani, Sales Marketing Manager Rokue, penggunaan Barantum membantu meningkatkan layanan pelanggan dan mempercepat respons hingga 85%.

Barantum juga memiliki rating 4,9/5 berdasarkan lebih dari 1.300 ulasan Google Business, mencerminkan reputasi positifnya dalam menyediakan solusi komunikasi bisnis dan menjadikannya vendor CRM dan WhatsApp Business API dengan rating Google terbanyak di Indonesia.

Artikel ini juga tayang di vritimes

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Populer

Mungkin Anda Suka
Related

MUNAS XII PERBARINDO: Tedy Alamsyah Kembali Pimpin Industri BPR & BPRS 2026 – 2030

JAKARTA, 21 Oktober 2026 – Tedy Alamsyah kembali...

Bali Tech Week 2026 Catat 900 Pertemuan Bisnis, Pengalaman India dalam ONDC Jadi Sorotan

DENPASAR — Bali Tech Week 2026 menjadwalkan lebih...

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Sinergi portofolio solusi digital untuk mendukung transformasi pendidikan yang...

Bravy: Package Collective Tak Ingin Musik Terjebak dalam Kotak Genre, Hadirkan 26 Talent Dalam 1 Album

Package Collective resmi rilis Package Album Vol. 3 pada...