KAI Divre III Palembang dan BPKARSS Optimalkan Perawatan Sarana di Depo LRT Untuk Kelancaran Operasional

Date:

Siaran Pers

6 Juli 2025

KAI Divre III Palembang dan BPKARSS Optimalkan Perawatan Sarana di Depo LRT Untuk Kelancaran Operasional

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS) terus menjaga kualitas dan keandalan sarana dengan mengoptimalkan kegiatan perawatan rangkaian LRT yang berada Depo LRT Jakabaring.

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan Perawatan sarana rangkaian LRT adalah kegiatan untuk menjaga kualitas, keandalan dan kelayakan operasional trainset LRT Sumsel, yang meliputi pemeriksaan, penggantian, perbaikan, dan pengujian komponen yang ada.

“Perawatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan keselamatan perjalanan LRT Sumsel serta mendukung kelancaran operasional LRT”, ungkap Aida.

Saat ini, LRT Sumsel memiliki 8 trainset dan sebelum dipergunakan untuk melayani kebutuhan masyarakat pengguna jasa LRT Sumsel terlebih dahulu sudah dilakukan pengecekan di Depo LRT Jakabaring.

Untuk operasional LRT Sumsel ada 94 perjalanan setiap hari, mulai pukul 05.06 WIB – 20.43 WIB dan jarak antar kereta (headway) 18 menit. Harga tiket 5 ribu untuk dari dan menuju stasiun non stasiun bandara, 10 ribu utk dari dan menuju stasiun bandara.

Sementara itu, jumlah penumpang LRT periode 1 Januari 2025 s.d 30 Juni 2025 sebanyak 2.227.144. penumpang, dengan rata- rata harian 12.304 penumpang, dengan 3 stasiun yang paling ramai penumpang adalah Stasiun Asrama Haji, Stasiun Ampera dan Stasiun DJKA.

Dalam mendukung konektivitas LRT Sumsel serta memberikan kemudahan dan memaksimalkan keterjangkauan LRT Sumsel bagi masyarakat serta melengkapi integrasi antar moda sebelumnya, saat ini ada 8 koridor Feeder LRT dan akan bertambah secara bertahap. Adapun Koridor Feeder LRT Sumsel sebagai berikut :

– Koridor 1: Talang Kelapa – Talang Buruk via Stasiun Asrama Haji.

– Koridor 2: Stasiun Asrama Haji – Sematang Borang via Jalan Noerdin Pandji.

– Koridor 3: Stasiun Asrama Haji – Talang Betutu.

– Koridor 4: Stasiun Polresta Palembang – Kompleks OPI.

– Koridor 5: Stasiun DJKA – Terminal Pasar Plaju.

– Koridor 6: Stasiun RSUD – Sukawinatan.

– Koridor 7: Bukit – Stadion Kamboja via Stasiun Bumi – Sriwijaya.

– Koridor 8: Asrama Haji – Talang Jambe.

“Keberadaan feeder LRT Musi Emas ini merupakan salah satu upaya untuk menjawab kebutuhan angkutan pengumpang (feeder) bagi masyarakat pengguna LRT,” tutup Aida.

Salam

Manager Humas PT KAI Divre III Palembang

Aida Suryanti

Artikel ini juga tayang di vritimes

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Populer

Mungkin Anda Suka
Related

Waringin Megah General Contractor Perkuat Reputasi dan Kepercayaan Klien Korporasi

Waringin Megah General Contractor terus memperkuat posisinya sebagai mitra...

Pelindo Multi Terminal Perkuat Implementasi Safety Culture di Seluruh Terminal Nonpetikemas

Medan, Maret 2026 – PT Pelindo Multi Terminal...

MLV Teknologi membuat Investor Room SKK Migas menjadi lebih canggih

MLV Teknologi meningkatkan Investor Room SKK Migas dengan teknologi...

Fakta dan Fungsi Lidah Kucing Terasa Kasar

Kucing dikenal sebagai hewan yang sangat bersih dan...