PTPP Mulai Pembangunan Museum Majapahit, Usung Konsep Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan

Date:

Jakarta, 15 September 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”) perusahaan konstruksi dan investasi nasional dibawah naungan Danantara, memulai Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Museum Majapahit di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur. Pembangunan museum ini ditujukan sebagai wadah konservasi dan pelestarian sejarah Majapahit, sekaligus menjadi pusat informasi dan edukasi bagi masyarakat serta mendukung pengembangan wisata budaya di kawasan Trowulan.

Groundbreaking Museum Majapahit yang dilaksanakan pada Minggu, 13 September 2026, dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Bupati Jombang Warsubi, Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Restu Gunawan, serta Direktur Utama PTPP Novel Arsyad beserta jajaran. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan PTPP dalam mendukung pembangunan serta pelestarian warisan budaya nasional.

Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa pembangunan Museum Majapahit merupakan bagian dari program revitalisasi sejumlah istana, keraton, museum, dan cagar budaya yang menjadi arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Menurutnya, desain museum yang terpilih melalui proses sayembara diharapkan tidak hanya merepresentasikan nilai sejarah dan budaya, tetapi juga memperhatikan aspek environmentally friendly serta menyatu dengan alam.

“Kita harapkan juga environmentally friendly. Jadi harus menyatu juga dengan alam desainnya. Mungkin harus ada juga dipikirkan pakai tenaga surya, solar nantinya, supaya ke depan maintenance tidak terlalu besar. Ini mungkin kepada Pak Novel PTPP yang akan melaksanakan ini,” ujar Fadli Zon.

Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp145,30 miliar di luar PPN ini memiliki masa pelaksanaan selama 114 Hari Kerja. Dalam pelaksanaannya, PTPP memperhatikan karakter kawasan Trowulan sebagai kawasan yang memiliki nilai sejarah dan arkeologi.

Salah satu inovasi yang diterapkan adalah penggunaan pondasi dangkal (raft foundation) yang lebih ramah terhadap kondisi arkeologi di sekitar area pembangunan.

Sejalan dengan arahan Menteri Kebudayaan, PTPP juga menerapkan prinsip keberlanjutan dalam pembangunan Museum Majapahit. Sistem drainase dirancang untuk mengelola air hujan agar dapat ditampung dan dimanfaatkan kembali (reuse), antara lain untuk penyiraman tanaman. Museum juga akan dilengkapi sistem solar panel yang dimanfaatkan sebagai sumber energi untuk penerangan, sehingga dapat mendukung efisiensi penggunaan listrik.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa PTPP berkomitmen menerjemahkan arahan pemerintah tersebut melalui pelaksanaan pembangunan yang memperhatikan nilai sejarah sekaligus prinsip keberlanjutan.

“Museum Majapahit merupakan proyek yang memiliki nilai penting bagi pelestarian warisan budaya Indonesia. PTPP berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan dengan memperhatikan karakter kawasan, kualitas konstruksi, serta prinsip keberlanjutan, sehingga museum ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan mendukung pengembangan kawasan Trowulan sebagai destinasi budaya,” ujar Joko Raharjo.

Melalui pembangunan Museum Majapahit, PTPP turut mendukung upaya pemerintah dalam melestarikan warisan budaya sekaligus menghadirkan fasilitas publik yang edukatif dan ramah lingkungan. PTPP berkomitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai ketentuan dengan mengedepankan kualitas, keselamatan, dan penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan.

—SELESAI—

Artikel ini juga tayang di vritimes

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Populer

Mungkin Anda Suka
Related

Menyusun Rencana Finansial Setahun ke Depan, Mulai Siapkan Dana untuk Target 2027

Memasuki tahun yang baru biasanya membawa banyak rencana....

Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat

BOGOR — Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero)...

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas

Dalam menjalankan kegiatan operasional perkebunan, aspek lingkungan menjadi...