Medan — Holding Perkebunan Nusantara melalui anak perusahaannya, PT Industri Karet Nusantara, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat transformasi dan peningkatan kinerja berkelanjutan melalui program Internalisasi dan Implementasi 3ON3 di seluruh unit kerja.
Program ini menjadi bagian penting dalam penguatan budaya ONE PTPN sekaligus pembentukan karakter Nusantara EntrePlanters yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil.
Program 3ON3 juga diarahkan untuk memperkuat sinergi antar perusahaan di lingkungan PTPN Group serta mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih fleksibel dan responsif terhadap dinamika industri perkebunan. Dengan implementasi yang konsisten, 3ON3 diharapkan mampu memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan daya saing, serta menciptakan nilai tambah bagi perusahaan maupun masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen bersama, setiap unit kerja diwajibkan melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap implementasi 3ON3, serta melaporkan progresnya melalui sistem yang telah ditetapkan perusahaan. Dengan mekanisme tersebut, penguatan budaya perusahaan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga terukur dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja organisasi.
Komitmen tersebut turut tercermin dari capaian perusahaan dalam pelaporan Agro Culture Monitoring System (ACMS) pada tahun 2025. PT Industri Karet Nusantara berhasil meraih peringkat pertama untuk kategori Anak Perusahaan Non-PTPN (Anper Non PTPN), sekaligus menempati peringkat ke-17 dari lebih dari 500 unit kerja di lingkungan PTPN Group.
Pencapaian ini menjadi indikator bahwa implementasi budaya perusahaan melalui program 3ON3 berjalan secara konsisten dan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung transformasi Holding Perkebunan Nusantara menuju organisasi yang semakin adaptif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Artikel ini juga tayang di vritimes

