Tim Terbaik Asia Tenggara Melaju ke Semi Final CrossFire: Legends Championship 2025–2026

Date:

Empat tim terbaik—KDM dan VF dari Filipina serta EVO dan HF dari Vietnam—resmi melaju ke babak Semi Final usai menuntaskan rangkaian kualifikasi dan fase regional. Laga ini akan menghadirkan duel regional bergengsi antara dua kekuatan utama esports mobile FPS Asia Tenggara.

Februari 2026 — CrossFire: Legends Championship (CFLC) 2025–2026 kian mendekati babak penentuan menjelang digelarnya Semi Final pada 7 Februari 2026. Hanya empat tim yang tersisa, masing-masing tinggal selangkah lagi menuju Grand Final.

Setelah melalui rangkaian kualifikasi hingga babak regional dalam format turnamen multi-babak, KDM dan VF dari Filipina, serta EVO dan HF dari Vietnam, berhasil memastikan langkah mereka ke Semi Final sebagai empat tim terakhir yang masih bersaing dalam kejuaraan tahun ini. Keberhasilan tersebut sekaligus menghadirkan duel regional yang dinantikan antara dua kekuatan utama esports mobile FPS di Asia Tenggara.

Babak Semi Final akan menentukan dua tim yang berhak melaju ke CFLC Grand Finals pada 8 Februari 2026, tempat gelar perdana CrossFire: Legends Championship Southeast Asia akan diperebutkan. Dengan hadiah final sebesar 45.000 USD atau sekitar Rp700 juta yang masih dipertaruhkan, keempat tim kini bersiap menghadapi tantangan terbesar mereka sejauh turnamen berlangsung.

Kejuaraan ini juga terus menjangkau lebih banyak penonton secara global dengan menarik lebih dari 12 juta penonton di seluruh dunia, menandai semakin tingginya perhatian komunitas esports internasional terhadap kompetisi CrossFire: Legends.

Babak Semi Final dan Grand Final akan digelar secara offline di Manila, Filipina, mempertemukan tim-tim terbaik Asia Tenggara dalam satu panggung kompetitif, sekaligus disiarkan secara online untuk penonton di berbagai belahan dunia.

Dengan dominasi tim dari Filipina dan Vietnam di babak empat besar, turnamen kini mengarah pada pertarungan regional yang mencerminkan pesatnya peningkatan level kompetitif esports Asia Tenggara. Salah satu performa yang mencuri perhatian datang dari Woopie (KDM), yang mencatatkan 30 eliminasi dalam satu pertandingan, sekaligus menandai munculnya talenta-talenta baru yang siap bersaing di level internasional.

Pertandingan Semi Final diprediksi akan menjadi ujian sesungguhnya seiring meningkatnya intensitas persaingan. Tanpa ruang untuk kesalahan, setiap ronde akan memainkan peran penting dalam menentukan langkah menuju gelar juara.

Panggung kini telah siap untuk akhir pekan penentuan, saat tim-tim terbaik bertarung demi mencetak sejarah sebagai juara perdana CrossFire: Legends Championship Southeast Asia.

Para penggemar esports di Asia Tenggara dan sekitarnya diundang untuk menyaksikan akhir pekan final turnamen ini serta mendukung tim favorit mereka dalam perebutan supremasi regional. Saksikan Semi Final pada 7 Februari dan jangan lewatkan Grand Final pada 8 Februari, saat sang juara baru akan dinobatkan.

Untuk informasi dan pembaruan lebih lanjut mengenai CFLC, penggemar dapat mengikuti akun resmi CrossFire: Legends di Facebook (cflesportsglobal), TikTok (@cflesports), Instagram (@cflesportsglb), dan YouTube (cflesports).

Artikel ini juga tayang di vritimes

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Populer

Mungkin Anda Suka
Related

MIND ID Bina Lebih dari 10.000 UMKM untuk Perkuat Ekonomi Lokal dan Tekan Kemiskinan

JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID,...

Ekspansi Proyek Logistik PTBA, Fondasi Ketahanan Energi Nasional

MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia konsisten...

Evolution Team (EVO) Raih Gelar Juara Perdana CrossFire: Legends Championship Asia Tenggara

Turnamen regional ini mempertemukan tim terbaik kawasan dan mencerminkan...

KA Harina Tertemper Mobil di Jalur KA antara Stasiun Brumbung – Alastua, KAI Imbau Masyarakat Lebih Peduli Keselamatan

Minggu, 15 Februari 2026, perjalanan KA Harina relasi Surabaya...