MiiTel Kini Mendukung Transkripsi Percakapan dalam 100 Bahasa

Date:

Jakarta, 30 Oktober 2025 – RevComm mengumumkan bahwa solusi AI Voice Analytics “MiiTel” kini mendukung hingga 100 bahasa untuk fitur transkripsi dan ringkasan otomatis.

Sebelumnya, MiiTel hanya mendukung transkripsi panggilan dan meeting dalam tiga bahasa: Indonesia, Jepang, dan Inggris.

Kini, pengguna di berbagai negara dapat memanfaatkan hasil transkripsi dan ringkasan percakapan bisnis yang akurat hingga dalam 100 bahasa.

Melalui pembaruan ini, setiap akun MiiTel dapat memilih bahasa sesuai kebutuhan perusahaan. Bahasa yang tersedia mencakup berbagai bahasa internasional, termasuk Thailand, Mandarin, Korea, Arab, Hindi, Jerman, Spanyol, Prancis, dan banyak lainnya.

Bertambahnya dukungan bahasa ini menjadi wujud komitmen RevComm untuk membantu lebih banyak bisnis global berkomunikasi secara efisien.

Dengan kemampuan transkripsi dan ringkasan otomatis yang akurat, tim sales, customer support, hingga manajemen dapat bekerja lebih produktif dan mengambil keputusan bisnis berbasis data percakapan.

Perluasan fitur Automatic speech recognition ini sekaligus memperkuat posisi MiiTel sebagai solusi AI Voice Analytics yang relevan di pasar global.

Sebagai platform komunikasi berbasis AI, MiiTel menghadirkan kemampuan merekam, mentranskripsi, dan menganalisis percakapan dalam telepon maupun meeting online dan offline secara otomatis.

Dengan insight yang dihasilkan oleh MiiTel, perusahaan dapat meningkatkan performa tim, memberikan layanan pelanggan yang lebih baik, serta merancang strategi bisnis yang lebih tepat sasaran.

Konsultasikan kebutuhan bisnis Anda dengan klaim demo gratis di sini atau kunjungi miitel.id

Artikel ini juga tayang di vritimes

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Populer

Mungkin Anda Suka
Related

Melayani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

Jakarta, Agustus 2026 - PT Indonesia Kendaraan Terminal...

Saham Alibaba Anjlok 10%, Investor Soroti Aksi Penggalangan Dana US$10,2 Miliar untuk AI

Saham Alibaba Group mengalami tekanan tajam pada perdagangan...