KAI Dorong Mobilitas Hijau: Kereta Api Jadi Solusi Transportasi Rendah Emisi

Date:

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta terus menunjukkan komitmennya sebagai moda transportasi masa depan yang ramah lingkungan di wilayah operasionalnya yang mencakup Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Banten, dan sebagian Provinsi Jawa Barat. Dalam proses bisnisnya, KAI Daop 1 Jakarta selain mengoperasikan KA jarak jauh, juga mengoperasikan KA lokal yakni KA Pangrango relasi Bogor – Sukabumi, dan KA Siliwangi relasi Sukabumi – Cipatat. Selain itu juga terdapat wilayah kerja yang dikelola oleh LRT Jabodebek dan KAI Commuter yang beroperasi menggunakan tenaga listrik sebagai penggerak utama.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, mengungkapkan jika di wilayah operasionalnya KAI hadir sebagai solusi mobilitas masyarakat berbasis kereta yang juga terintegrasi dengan transportasi moda lainnya. Hal ini, tambahnya, secara tidak langsung memberikan kontribusi rendah emisi yang berkelanjutan dan mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia tahun 2060.

Transportasi darat, khususnya kendaraan pribadi dan angkutan barang berbasis jalan raya, tercatat sebagai penyumbang utama polusi udara di perkotaan. Sementara itu, melalui transportasi umum yang salahsatunya kereta api, mampu menekan tingkat polusi secara signifikan.

“Satu rangkaian kereta api jarak jauh, apalagi kereta berpembangkit listrik, dapat mengangkut lebih dari 500 penumpang dalam satu kali perjalanan. Setara dengan ratusan kendaraan pribadi keluar dari jalan raya. Ini berarti tidak hanya mengurangi kemacetan, tetapi juga meminimalkan polusi udara secara langsung,” ujarny

” />

Selain memberikan layanan transportasi yang efisien dan andal, KAI juga secara aktif berkontribusi dalam agenda nasional keberlanjutan lingkungan. Langkah-langkah yang telah dan sedang dijalankan antara lain:

– Integrasi moda dengan LRT Jabodebek, KAI Commuter Line, KA Bandara, MRT, Transjakarta, hingga transportasi umum lainnya;

– Program penghijauan dan penggunaan PLTS di beberapa stasiun dan wilayah kerja;

– Kegiatan hari tanpa kendaraan berbahan bakar BBM setiap Selasa dan Jumat di lingkungan kerja KAI Daop 1 Jakarta;

– Kegiatan bersih lintas di lingkungan jalur kereta.

Melalui upaya tersebut, KAI menjadi bagian penting dalam transformasi sistem transportasi nasional yang rendah karbon dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya pada aspek lingkungan.

“Transportasi yang inklusif, aman, dan berkelanjutan adalah bagian dari visi besar KAI. Kami ingin menjadi pelopor mobilitas hijau di Indonesia, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan layak huni,” tutup Ixfan.

Artikel ini juga tayang di vritimes

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Populer

Mungkin Anda Suka
Related

Memecah Monopoli: Mengapa Indonesia Perlu Merangkul Kemitraan Otomotif dengan India

JAKARTA — Perdebatan di Indonesia mengenai rencana pengadaan...

Mudik Bersama, Berbagi Harapan 2026: BRI Regional Office Jakarta 1 Lepas Ratusan Pemudik

JAKARTA – Mengusung semangat kepedulian dan kebersamaan, Bank...

Indonesia–India Perkuat Kerja Sama Restorasi Kompleks Candi Prambanan

JAKARTA — Indonesia dan India memperkuat kerja sama...

Hingga Februari KAI Logistik Kelola 2,2 Juta Barang, Sektor Angkutan Peti Kemas Tumbuh 40%

KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero),...